Minggu, 14 Desember 2014

Pelayanan dan Pengembangan diri siswa


RESUME
PROFESI KEPENDIDIKAN
DOSEN : ZADRIAN ARDI S.Pd , M.Pd


OLEH

NAMA            : INKA WIDIA PRATAMA 
NIM                : 1200816 / 2012




JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014


Pelayanan dan Pengembangan Diri Siswa
1.      Pengembangan diri melalui pelayanan konseling
Dikutip dari Suryani Saputri Rahayu (2013), pengembangan diri merupakan kegiatan  pendidikan diluar mata pelajaran sebagai bagian  integral dari kurikulum sekolah. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan social, kegiatan belajar dan pengembangan karir peserta didik, serta kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan pengembangan diri dilaksanakan oleh konselor, yang dilakukan dalam bentuk kegiatan pelayanan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan kompetensi dan kebiasaaan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Tujuan umum  dalam pengembangan diri ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan , potensi, bakat, minat, kondisi dan perkembangan peserta didik dengan memperhatikan kondisi sekolah. Dan tujuan khusus pengembangan diri adalah  menunjang peserta didik  dalam mengembangkan bakat, minat, kreativitas, kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan, kemandirian, kemampuan kehidupan keagamaan, kemampuan social, kemampuan belajar, wawasan dan perencanaan karir serta kemampuan pemecahan masalah.
2.      Pengembangan diri melalui kegiatan ekstra kurikuler
Dikutip dari  Suryani Saputri Rahayu (2013), kegiatan ekstra kurikuler adalah kegiatan pendidikan diluar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik atau tenaga kependidikan yang  berwenang di sekolah.
Fungsi kegiatan ekstra kurikuler menurut Suryani Saputri Rahayu (2013), yaitu :
a.       Pengembangan
Kegiatan ekstra kurikuler berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi, bakat dan  minat  mereka
b.      Social
Kegiatan ekstra kurikuler berfungsi untuk mengembangkan kemampuan  dan rasa tanggung jawab social peserta didik
c.       Rekreatif
Kegiatan ekstra kurikuler berfungsi untuk mengembangkan suasana rileks, menggembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan
d.      Persiapan karir
Kegiatan ekstra kurikuler berfungsi untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik
Prinsip kegiatan ekstra kurikuler menurut  Suryani Saputri Rahayu (2013), meliputi :
a.       Individual
Yaitu prinsip  kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat masing-masing peserta didik
b.      Pilihan
Yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela oleh peserta didik
c.       Keterlibatan aktif
Yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut keikut sertaan peserta didik secara penuh
d.      Menyenangkan
Yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan menggembirakan peserta didik
e.       Etos kerja
Yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil
f.        Kemanfaatan social
Yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat
Jenis kegiatan ekstra kurikuler menurut    Suryani Saputri Rahayu (2013), adalah :
a.       Krida , meliputi kepramukaan, latihan dasar  kepemimpinan siswa, palang merah remaja dan pasukan pengibar bendera pusaka
b.      Karya ilmiah, meliputi  kegiatan  ilmiah remaja, kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik dan penelitian
c.       Latihan atau lomba keberbakatan atau prestasi, meliputi pengembangan bakat, olah raga, seni dan budaya, cinta alam, jurnalistik, teater dan keagamaan
d.      Seminar, lokakarya dan pameran atau bazar, dengan substansi antara lain : karir, pendidikan, kesehatan, seni dan keagamaan

3.      Program BK disekolah
Dikutip dari Syahril (2008) menyatakan bahwa makna program BK adalah  rangkaian  kegiatan pelaksanaan yang terencana , diorganisir secara baik dan dalam pelasanaannya dikoordinir dengan penuh tanggung jawab.
Dikutip dari Syahril (2008),  tujuan  penyusunan  program BK di sekolah  adalah :
a.       Agar program BK disekolah  terlaksana dengan lancar, efektif dan efesien
b.      Hasil pelaksanaan kegiatan dapat dinilai
c.       Akuntabilitas BK dapat ditegakkan
Dikutip dari Syahril (2008),  jenis-jenis  program BK disekolah , yaitu ;
a.       Program tahunan, yaitu program pelayanan BK yang meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing  kelas di sekolah
b.      Program semesteran, yaitu  program pelayanan BK yang meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan
c.       Program bulanan, yaitu  program pelayanan BK yang meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan  jabaran program semesteran
d.      Program harian, yaitu program pelayanan BK yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu
Kegiatan bimbingan dan konseling dapat mencapai hasil yang efektif  dan akan  terwujud apabila kegiatan didukung oleh adanya program yang jelas dan tersusun  secara sistematis sesuai dengan kebutuhan  siswa. Program yang tersusun dengan baik dan jelas  akan berarti  apabila dapat di implementasikan dengan baik.


4.      Bidang pengembangan
Dikutip dari Syahril (2008), adapun bidang-bidang pengembangan  pelayanan BK disekolah, meliputi :
a.       Bidang pengembangan kehidupan  pribadi
Merupakan bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan  minat  serta kondisi sesuai  dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistis
b.      Bidang pengembangan kehidupan social
Merupakan bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan  kemampuan hubungan social yang sehat dan efektif  dengan teman sebaya, anggota keluarga dan warga lingkungan social yang lebih luas
c.       Bidang pengembangan kemampuan belajar
Merupakan bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan  kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan  sekolah  dan belajar secara mandiri
d.      Bidang pengembangan karir
Merupakan bidang  pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.

5.      Jenis layanan
Dikutip  dari Prayitno (2004), terdapat berbagai  jenis layanan  BK, meliputi :
a.       Layanan orientasi
Merupakan layanan bimbingan yang dilakukan untuk memperkenalkan siswa baru  atau seseorang terhadap  lingkungan yang baru dimasukinya.
b.      Layanan informasi
Merupakan layanan yang bertujuan untuk membekali individu dengan berbagai pengetahuan tentang lingkungan baru yang bertujuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi yang berkenaan dengan lingkungan  sekitar, pendidikan, jabatan maupun social budaya.
c.       Layanan penempatan dan penyaluran
Merupakan layanan yang dilakukan untuk membantu peserta didik memperolah penempatan dan penyaluran yang tepat didalam kelas, kelompok belajar, jurusan atau pogram studi, program latihan, magang dan kegiatan ekstra kurikuler
d.      Layanan bimbingan belajar
Bimbingan merupakan salah satu bentuk layanan BK yang penting diselenggarakan disekolah. Kegagalan yang dialami siswa dalam belajar  sering disebabkan  karena mereka  tidak  mendapat layanan bimbingan belajar yang memadai. Layanan dalam bimbingan belajar dilaksanakan melalui pengenalan siswa yang mengalami  masalah belajar, pengungkapan sebab-sebab timbulnya masalah belajar dan pemberian bantuan pengentasan masalah belajar
e.       Layanan konseling perorangan
Merupakan layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.
f.        Layanan bimbingan konseling kelompok
Merupakan layanan  yang diberikan kepada sekelompok individu. Dengan  satu kali kegiatan, layanan kelompok itu memberikan manfaat  atau jasa kepada sejumlah orang.

6.      Kegiatan pendukung pelayanan BK
Dikutip dari Syahril (2008), terdapat tiga  kegiatan pendukung pelayanan BK , yaitu :
a.       Aplikasi instrument
Merupakan kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya melalui  aplikasi berbagai instrument, baik yang berbentuk  tes maupun non tes.
b.      Himpunan data
Merupakan kegiatan menghimpun data yang relevan  dengan pengembangan peserta didik yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu dan bersifat  rahasia.
c.       Konferensi kasus
Merupakan kegiatan yang membahas permasalahan peserta didik  dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak  yang dapat memberikan data.


Daftar Bacaan
Prayitno, Amti. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta
Syahril. 2008. Profesi Kependidikan. Padang: Bahan Ajar
Suryani Saputri Rahayu. 2013. “Pengembangan Diri Melalui Pelayanan Konseling”.(online).
(http://www.academia.edu/4697873/.Pengembangan_diri_melalui_pelayanan_konseli    ng, di akses pada tanggal 25 September 2014 pada jam 19.00)



0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar